Brace Cunha

Brace Cunha Antar MU Menang Comeback Lawan Roma 3-2

Brace Cunha Antar Manchester United Menang Comeback Lawan As Roma Dengan Skor 3-2, Akhiri 9 Kekalahan Beruntun. Manchester United meraih kemenangan dramatis setelah menaklukkan AS Roma dengan skor 3-2 dalam pertandingan Liga Champions di Old Trafford, Selasa (3/11/2026) malam waktu setempat. Sempat tertinggal dua gol pada babak pertama, Setan Merah berhasil membalikkan keadaan berkat penampilan gemilang Matheus Cunha.

Penyerang asal Brasil tersebut mencetak dua gol dalam rentang waktu tiga menit pada penghujung pertandingan. Sementara itu, satu gol Manchester United lainnya di cetak kapten tim, Bruno Fernandes, melalui titik penalti.

Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Manchester United yang sedang berada dalam tekanan akibat rentetan hasil kurang memuaskan. Di bawah arahan Michael Carrick, Setan Merah akhirnya kembali merasakan kemenangan setelah melewati periode sulit.

AS Roma Unggul Dua Gol pada Babak Pertama

Soulé dan Malen Bikin MU Tertekan

Manchester United justru mengawali pertandingan dengan buruk. AS Roma mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan tuan rumah dan membuka keunggulan pada menit ke-11 melalui Matías Soulé.

Gol tersebut berawal dari umpan Rodrigo Mora yang berhasil menemukan Soulé di area berbahaya. Pemain asal Argentina itu kemudian melepaskan tembakan yang gagal dihentikan kiper Senne Lammens.

Enam menit berselang, Roma mendapatkan hadiah penalti setelah tembakan Soulé mengenai tangan Ayden Heaven di dalam kotak terlarang. Donyell Malen yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-17.

Roma pun unggul 2-0 dan membuat publik Old Trafford kecewa. Manchester United kesulitan mengembangkan permainan, sementara tim tamu tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Bruno Fernandes Buka Jalan Kebangkitan MU

Penalti yang Harus Diulang

Manchester United tampil lebih agresif setelah turun minum. Upaya mereka untuk mengejar ketertinggalan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-58.

Brace Matheus Cunha Sempurnakan Comeback

Dua Gol dalam Tiga Menit

Manchester United terus menggempur pertahanan Roma hingga akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-83. Cunha memanfaatkan kesalahan Leonardo Balerdi yang gagal menghalau bola dengan sempurna. Penyerang Brasil itu kemudian menyelesaikan peluang untuk mengubah skor menjadi 2-2.

Hanya berselang tiga menit, Cunha kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, ia menerima umpan dari pemain muda Shea Lacey sebelum melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang gagal di hentikan Vásquez.

Gol pada menit ke-86 tersebut membuat Old Trafford bergemuruh. Manchester United yang sebelumnya tertinggal dua gol kini berbalik unggul 3-2.

Namun, kegembiraan Cunha harus di bayar mahal. Ia mendapat kartu kuning setelah melepas jersey dan merayakan gol bersama pendukung di tribun. Pada menit ke-91, Cunha kembali menerima kartu kuning akibat pelanggaran terhadap Balerdi. Ia pun harus meninggalkan lapangan lebih awal.

Roma mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain pada sisa pertandingan, tetapi tidak berhasil mencetak gol penyeimbang. Skor 3-2 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Kemenangan Penting bagi Michael Carrick

Hasil ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Manchester United setelah melewati periode tanpa kemenangan. Kebangkitan pada babak kedua juga memperlihatkan kemampuan tim untuk merespons tekanan ketika berada dalam situasi sulit.

Peran Matheus Cunha menjadi sorotan utama karena dua golnya mengubah jalannya pertandingan. Bruno Fernandes juga memberikan kontribusi penting melalui eksekusi penalti yang membuka peluang comeback.

Meski demikian, Carrick masih memiliki pekerjaan rumah, terutama memperbaiki konsentrasi lini belakang agar kesalahan seperti pada babak pertama tidak kembali terulang.

Bagi AS Roma, kekalahan ini terasa mengecewakan karena mereka sempat mengendalikan pertandingan dengan keunggulan dua gol. Kegagalan mempertahankan keunggulan menjadi pelajaran penting bagi tim asuhan Gian Piero Gasperini.

Kemenangan 3-2 tersebut akhirnya menjadi milik Manchester United. Setan Merah berhasil mengubah malam yang semula di penuhi tekanan menjadi momen kebangkitan di hadapan pendukung sendiri.