Atletico Madrid

Atletico Madrid Hancurkan Barca 4–0 di Semifinal Copa del Rey

Atletico Madrid Memberikan Tamparan Telak Kepada Juara Bertahan FC Barcelona Dengan Kemenangan Meyakinkan 4–0. Dalam leg pertama semifinal Copa del Rey 2025/2026 yang berlangsung pada Kamis (12/2/2026) di Stadion Metropolitano, Madrid. Laga ini bukan hanya berakhir dengan skor telak, tetapi juga di warnai oleh momen krusial yang menjadi titik balik pertandingan. Sebuah gol bunuh diri dari bek Barcelona, Eric García, yang membuka jalan bagi dominasi tuan rumah.

Sejak menit awal, Atletico Madrid menunjukkan niat mereka untuk mengambil kendali penuh. Serangan berbahaya dan tekanan tinggi langsung di terapkan, memaksa pertahanan Barcelona berada di bawah ancaman terus-menerus. Dominasi Rojiblancos segera berbuah hasil ketika bola Eric García gagal di antisipasi oleh kiper Barcelona, Joan García, dan masuk ke gawang sendiri akibat kesalahan pertahanan yang berujung gol pada menit ke-6 atau ke-7 pertandingan. Kemudian Gol ini menjadi momen pembuka Atletico Madrid yang menentukan tempo pertandingan.

Gol Pertama Itu Telah Menjadi Pukulan Telak Bagi Barca

Gol Pertama Itu Telah Menjadi Pukulan Telak Bagi Barca, yang sudah berjuang menghadapi tekanan sejak awal. Dari situ, Atletico semakin percaya diri mengembangkan permainan mereka dengan kombinasi cepat di lini tengah dan serangan balik yang mematikan. Tak lama setelah gol bunuh diri tersebut, Antoine Griezmann, mantan pemain Barcelona yang kini menjadi inspirasi serangan Atletico. Menggandakan keunggulan pada menit ke-14 melalui penyelesaian klinis dari dalam kotak penalti.

Keunggulan 2–0 sebelum 20 menit pertandingan membuat atmosfer di Metropolitano semakin memanas. Para suporter tuan rumah merayakan setiap pergerakan, sementara Barcelona terlihat semakin kehilangan ritme permainan mereka. Kesalahan dalam mengatur tempo dan transisi pertahanan membuat mereka rentan terhadap serangan cepat Rojiblancos.

Pada menit ke-33, gol ketiga Atletico lahir lewat kontribusi Ademola Lookman yang mencetak gol setelah menerima umpan matang dan melepaskan tembakan akurat ke sudut gawang Barcelona. Gol ini mempertegas dominasi tuan rumah, sekaligus membuat skor menjadi 3–0 sebelum babak pertama mencapai akhir.

Atletico Madrid Menjalankan Pertandingan Dengan Ritme Agresif Dan Agresi Ofensif

Tak puas sampai di situ, Atletico menutup paruh pertama dengan gol keempat pada masa injury time babak pertama. Julián Álvarez mencatatkan namanya di papan skor setelah serangkaian serangan berbahaya yang di bangun dari sayap kiri, mengakhiri setengah jam dominasi Rojiblancos dengan skor telak 4–0.

Hasil ini menciptakan situasi yang sangat sulit bagi Barcelona menjelang leg kedua di Camp Nou yang di rencanakan berlangsung pada 3 Maret 2026. Kalah empat gol tanpa balas bukan hanya urusan skor. Tetapi juga memengaruhi moral tim yang kini harus memutar otak untuk mengejar defisit besar di kandang sendiri.

Sementara itu, performa tim tuan rumah tak hanya tentang gol. Atletico Madrid Menjalankan Pertandingan Dengan Ritme Agresif Dan Agresi Ofensif yang konsisten sepanjang 90 menit, menunjukkan kestabilan yang membuat mereka unggul jauh dalam duel taktis melawan Barcelona. Line-up mereka bekerja efektif dalam pressing tinggi, penguasaan bola cepat, serta pertukaran umpan yang tajam. Memberikan tekanan tanpa henti kepada pertahanan lawan yang goyah.

Dari Sisi Barcelona, Kesalahan Pertahanan

Dari Sisi Barcelona, Kesalahan Pertahanan, terutama gol bunuh diri di awal laga, serta ketidakhadiran ritme positif membuat mereka gagal merespons serangan Atletico secara efektif. Statistik mencatat dominasi tuan rumah dalam sejumlah fase serangan berbahaya meskipun Barcelona mampu mendominasi penguasaan bola di beberapa bagian pertandingan.

Kini fokus Barcelona tertuju kepada pertandingan kedua, di mana mereka di tuntut untuk tampil jauh lebih agresif dan terorganisir untuk membalikkan keadaan. Sebaliknya, Atletico Madrid tinggal selangkah lagi menuju final Copa del Rey jika mereka mampu mempertahankan performa dominan mereka di leg kedua nanti.