
Curhat Pengguna BMW iX, Nyaman Sih tetapi Ada Kekurangan
Curhat Pengguna BMW Ix Mobil Listrik Premium Yang Menawarkan Perpaduan Desain Modern, Kenyamanan, Dan Pengalaman Berkendara Khas BMW. Mobil listrik berjenis SUV ini juga memiliki kabin luas dengan sejumlah detail premium yang menjadi daya tarik bagi konsumen.
Namun, pengalaman setiap pengguna tentu dapat berbeda. Salah satunya Keiko, pengguna BMW iX asal Tangerang Selatan yang sebelumnya mengendarai Hyundai Ioniq 5. Ia memilih BMW iX karena ingin melakukan upgrade sekaligus tertarik dengan desain eksterior dan interiornya.
Kepada Kompas.com pada Senin (21/9/2026), Keiko menceritakan sejumlah kelebihan dan kekurangan yang di rasakan selama menggunakan BMW iX.
Curhat Pengguna, Nyaman dan Fun to Drive
Salah satu hal yang paling di sukai Keiko dari BMW iX adalah kenyamanan ketika di kendarai. Menurut pengalamannya, mobil tersebut terasa menyenangkan untuk di gunakan, terutama ketika berkendara seorang diri.
Pengalaman tersebut sejalan dengan karakter BMW yang selama ini di kenal mengutamakan pengalaman pengemudi. BMW iX menawarkan posisi berkendara yang nyaman serta respons kendaraan yang membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan.
Selain kenyamanan, desain interior juga menjadi salah satu alasan Keiko menyukai mobil tersebut. Kabin BMW iX memiliki tampilan yang berbeda dari sejumlah SUV listrik lainnya.
Beberapa detail seperti list berwarna emas dan aksen kristal pada tombol tertentu memberikan kesan mewah. Ruang kabin yang luas juga menjadi nilai tambah, terutama ketika mobil di gunakan untuk membawa beberapa penumpang.
Menurut Keiko, kenyamanan penumpang dan luasnya kabin menjadi salah satu kelebihan yang paling terasa selama menggunakan BMW iX.
Jarak Tempuh Jadi Kekurangan
Di balik kenyamanan dan desain premium tersebut, Keiko juga menemukan beberapa kekurangan. Salah satunya berkaitan dengan jarak tempuh baterai.
BMW iX yang di gunakan Keiko merupakan varian xDrive40. Berdasarkan pengalaman pemakaian sehari-hari, jarak tempuh maksimal yang di rasakannya berada di kisaran 350 hingga 400 kilometer.
Menurutnya, kemampuan tersebut membuat BMW iX xDrive40 kurang ideal apabila di gunakan untuk perjalanan luar kota dengan jarak yang sangat jauh. Pengguna harus lebih memperhatikan rute dan lokasi pengisian daya sebelum melakukan perjalanan panjang.
Persoalan jarak tempuh memang menjadi salah satu hal yang perlu di perhatikan ketika menggunakan mobil listrik. Selain kapasitas baterai, jarak aktual dapat di pengaruhi gaya berkendara, kecepatan, kondisi jalan, penggunaan pendingin udara, serta kondisi lalu lintas.
Harga Mencapai Rp 2,5 Miliar
Kekurangan lain yang di soroti adalah harga. BMW iX saat ini di sebut di pasarkan di Indonesia dengan harga sekitar Rp 2,5 miliar.
Harga tersebut menempatkan BMW iX di segmen SUV listrik premium. Dengan banderol tersebut, konsumen tentu akan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari fitur, performa, kenyamanan hingga kebutuhan penggunaan sehari-hari. Bagi Keiko, harga menjadi salah satu hal yang perlu di pertimbangkan selain kemampuan jarak tempuh kendaraan.
Tidak Ada Power Socket Universal
Keiko juga membandingkan BMW iX dengan mobil sebelumnya, Hyundai Ioniq 5. Menurutnya, BMW iX tidak menyediakan power socket universal yang dapat di gunakan untuk mencolokkan perangkat tertentu.
Pada mobil yang di gunakannya, tersedia port USB untuk kebutuhan pengisian perangkat elektronik. Perbedaan sederhana tersebut ternyata cukup terasa bagi pengguna yang terbiasa dengan fasilitas power socket universal pada kendaraan sebelumnya.
Emergency Brake Di nilai Terlalu Sensitif
Hal lain yang menjadi catatan Keiko adalah sistem pengereman darurat atau emergency brake. Menurut pengalamannya, fitur tersebut terasa terlalu sensitif ketika di gunakan.
Fitur keselamatan tersebut pada dasarnya di rancang untuk membantu mengurangi risiko tabrakan dengan memberikan respons pengereman ketika sistem mendeteksi potensi bahaya. Namun, tingkat sensitivitas yang di rasakan pengguna dapat menjadi pengalaman berbeda tergantung kondisi berkendara.
Meski memiliki sejumlah catatan, Keiko tetap menilai BMW iX menawarkan pengalaman berkendara yang nyaman. Desain eksterior dan interior, kabin luas, serta sensasi berkendara menjadi beberapa aspek yang membuatnya menyukai mobil listrik premium tersebut.