Puasa Nisfu Syaban

Puasa Nisfu Syaban, Begini Niatnya, Bacaan Arab Dan Artinya

Puasa Nisfu Syaban Adalah Puasa Yang Di Anjurkan Umat Muslim Yang Memiliki Keistimewaan Ketika Islam Puasa Bulan Ini. Umat Muslim di anjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah seperti puasa Ayyamul Bidh dan puasa di hari Nisfu Syaban sebagai bentuk persiapan spiritual menjelang bulan suci Ramadan.

Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang di laksanakan setiap bulan pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah. Puasa Nisfu Syaban di namakan “hari-hari putih” karena pada tanggal tersebut bulan berada pada fase purnama. Amalan ini dianjurkan karena puasa tiga hari dalam setiap bulan di gambarkan memiliki pahala yang besar. Serta menjadi cara untuk meningkatkan kualitas ibadah pribadi.

Sementara itu, Nisfu Syaban adalah peristiwa pertengahan bulan ini , yaitu tanggal 15 Bulan Syaban, yang dalam kalender Masehi tahun 2026 jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026. Malam Nisfu Syaban di yakini sebagai waktu di mana amal perbuatan manusia di angkat kepada Allah SWT. Dan merupakan saat yang mustajab untuk berdoa, memohon ampunan, serta memperbanyak ibadah.

Karena hari Nisfu Syaban bertepatan dengan tanggal 15 Bulan Syaban, maka pada 3 Februari 2026 umat Muslim bisa menjalankan puasa Ayyamul Bidh sekaligus Puasa Nisfu Syaban.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh dan Nisfu Syaban 2026

Berdasarkan konversi kalender Hijriah ke kalender Masehi dan panduan dari berbagai sumber Islam. Jadwal puasa sunnah di bulan ini tahun 2026 adalah sebagai berikut:

  • 13 Syaban 1447 H – Minggu, 1 Februari 2026
  • 14 Syaban 1447 H – Senin, 2 Februari 2026
  • 15 Syaban 1447 H – Selasa, 3 Februari 2026 (bertepatan dengan Nisfu Syaban)

Dengan demikian, tiga hari berturut-turut ini menjadi waktu yang tepat untuk menjalankan ibadah puasa sunnah Ayyamul Bidh. Dengan hari terakhirnya sekaligus menjadi momentum puasa ini.

Bacaan Niat Puasa Sunnah Ini

Agar puasa yang dilaksanakan sah di sisi syariat Islam, niat puasa sunnah dapat di baca di malam hari sebelum sahur atau pada pagi hari sebelum masuk waktu Zuhur selama seseorang belum makan dan minum sejak fajar.

  1. Niat Puasa Ayyamul Bidh
    Arab:
    نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
    Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari putih), sunah karena Allah Taala.”
  2. Niat Ini (khusus tanggal 15 Syaban / 3 Februari)
    Arab:
    نَوَيْتُ الصَّوْمَ فِى النّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
    Artinya: “Saya berniat puasa sunnah pada pertengahan bulan Syaban karena Allah SWT.”

Karena pada tanggal 15 Syaban ini puasa dapat di anggap sebagai bagian dari puasa Ayyamul Bidh dan sekaligus puasa ini. Umat Muslim dapat memilih niat yang sesuai keyakinan dan amalan mereka.

Keutamaan Puasa di Bulan Ini

Puasa Ayyamul Bidh dan Puasa Nisfu Syaban memiliki sejumlah keutamaan yang di anjurkan oleh para ulama berdasarkan sejumlah sumber hadis dan tradisi. Di antaranya:

  • Mendapatkan pahala ganda — Karena puasa Ayyamul Bidh memiliki pahala khusus. Sedangkan puasa di hari Nisfu Syaban merupakan amalan yang di anjurkan di pertengahan bulan ini .
  • Kesempatan amalan sebelum Ramadan — Bulan ini di pandang sebagai waktu yang baik untuk memperbanyak amal sunnah sebagai persiapan menyambut Ramadan.
  • Momen diangkatnya amal perbuatan — Banyak ulama menjelaskan bahwa pada pertengahan bulan ini . Kemudian amal perbuatan manusia di angkat kepada Allah SWT, menjadikan waktu ini mulia untuk memperbanyak kebaikan.

Bagi umat Muslim, Bulan Syaban merupakan momentum spiritual yang penting. Dengan menjalankan puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 1–3 Februari 2026 dan khususnya puasa Nisfu Syaban pada 3 Februari 2026, seseorang tidak hanya memperkuat ibadahnya menjelang Ramadan tetapi juga memperoleh peluang pahala yang berlipat. Mengetahui bacaan niat lengkap dalam Arab, Latin, dan artinya akan membantu memperlancar pelaksanaan ibadah ini sesuai tuntunan.